Kunci Keberhasilan dalam
kesuksesan KFC adalah melakukan riset dengan baik, dan inovasi secara terus
menerus dalam segi produk, pelayanan, kecepatan, dan kepuasan konsumen.
Riset yang utama meliputi produk
yang dijual, target market dan strategi marketing.
Produk sangat berhubungan dengan
target market, seperti misalnya layak
atau tidaknya produk tersebut untuk dijual kepada target market, seberapa besar keinginan target market akan produk tersebut, apakah market akan kembali untuk membeli produk tersebut di masa
mendatang, lalu di faktor kesesuaian harga dengan daya beli target market, peru diperhatikan berapa
harga produksinya, dan berapa harga jualnya, sebagai contoh: tidak tepat
apabila menjual makanan dengan harga 50 ribu rupiah untuk satu porsi kepada
masyarakat kelas menengah kebawah. Selain itu masih ada faktor lain yang
berhubungan dengan inovasi seperti umur produk, dan varian dari produk itu
sendiri.
Target
Market menentukan dimana lokasi yang paling efektif untuk menjalankan
usaha, bentuk presentasi visual
termasuk bentuk kemasan, dan harga jual. Sebuah kota terdiri dari bagian-bagian
yang mayoritas dihuni oleh penduduk kelas menengah keatas dan menengah kebawah,
dan ada daerah-daerah tertentu yang dilewati oleh penduduk menengah keatas dan
menengah kebawah. Data-data ini dapat membantu menentukan lokasi strategis
untuk membangun tempat usaha (dalam kasus ini restoran KFC). Bentuk presentasi visual berhubungan langsung dengan
bentuk kemasan dan logo branding.
Harga jual seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidak mungkin target market dengan kemampuan ekonomi
menengah kebawah membeli makanan dengan harga untuk menengah keatas.
Strategi
marketing adalah bagaimana cara menarik customer
untuk membeli sebuah produk. Apakah dengan pelayanan yang unik? apakah
dengan harga yang lebih murah? apakah dengan paket-paket menarik seperti diskon
pada jam-jam tertentu, atau beli satu dapat dua? Banyak cara yang dapat
digunakan agar sebuah produk dapat laku terjual. Strategi marketing yang tepat
adalah kunci yang paling menentukan untuk keberhasilan sebuah produk.
Inovasi secara terus menerus
juga merupakan tindakan untuk mempertahankan sebuah brand untuk tetap exist.
Suatu produk yang dimiliki oleh sebuah brand
memiliki umur tertentu, oleh karena itu sebuah brand tidak boleh bertahan dengan satu produk saja. Inovasi tidak
harus berbentuk produk baru, dalam bentuk pelayanan juga dapat membentuk sebuah
inovasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar